1st National Conferece on Islamic Economics, Business & Social Science (NCIEBSS) and CALL FOR PAPER Fintech Effect: The Challenge of Financial Inclusion in Islamic Economics

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

IAEI Komisariat Universitas Mercu Buana bekerjasama dengan DPP-IAEI, IAEI Komisariat UMJ, FORDEBI Wilayah Jakarta & IDRI DKI Jakarta akan menyelenggarakan acara SEMINAR NASIONAL DAN CALL FOR PAPER yang bertemakan Fintech Effect: The Challenge of Financial Inclusion in Islamic Economics.

Kegiatan Seminar tersebut Insya Allah akan dilaksanakan pada:
📅 Sabtu, 30 Maret 2019
⏲ 08.30-12.00 WIB
🏢 Auditorium Tower 7th Floor, Kampus UMB Meruya, Jln. Raya Meruya Selatan No.1, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat 11650

🎙 Keynote Speach
Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro, S.E., M.U.P, Ph.D. (On Confirmation)
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia/Ketua Umum DPP IAEI

🎙 Speaker
1) Riko Wardana (Group Head Digital Banking Group BSM)
2) Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc (Researcher/Consultant Acoounting, Finance and Fintech)
3) Dr. Mujiono Sadikin (Dean of Computer Science and Data Mining Evangelist, UMB)

💵 HTM:
Attendee: Rp 250.000 / US$18
Paper Presenter: Rp 350.000 / US$ 26
#) Special Price (Discount) for IAEI Member, FORDEBI Member & IDRI Member

🏦 BANK PAYMENT
BNI: 0393146804
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana

📆 Important Dates:
Paper Submission : March 25th, 2019
Full Payment Registration : March 25th, 2019
Notification Accepted Paper : March 26th, 2019
Conference Date : March 30th, 2019

🛍 Fasilitas:
Sertifikat
Selected papers has opportunity to be published on Proceeding in Scopus, WoS or Thompson Routers

👥 Quota untuk peserta seminar yaitu 400 peserta:

📲 Narahubung
Safira (+62 817-4818-838)
Fitri Indiawati (+62 856-9182-3123)

Link Pendaftaran
Pendaftaran Peserta : https://s.id/RegisterNCIEBSS
Template Artikel Call Paper: https://s.id/templateJIESS

Pendaftaran akan ditutup apabila kuota pendaftaran sudah terpenuhi

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh,
Panitia Seminar

Press Release IDRI Provinsi DKI Jakarta

Pelantikan Pengurus IDRI Provinsi DKI Jakarta
periode 2018-2022.

Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) bekerjasama dengan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana menyelenggarakan kegiatan seminar nasional yang bertema “Quo Vadis Profesi Akuntansi” di Kampus Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta Selatan pada hari Jumat 25 januari 2019. Kegiatan seminar ini bersamaan dengan kegiatan pelantikan Pengurus IDRI Provinsi DKI Jakarta untuk periode 2018-2022.

Pada acara tersebut turut hadir Pejabat dari LLDikti Wilayah 3 Jakarta Bpk Sutadi, S.IP, M.Si selaku Kepala Bagian Sumber Daya Pendidikan Tinggi, Ketua umum IDRI Pusat Dr. Ryan Kurniawan, S.E, M.M, Nuning Kurniasih, S.Sos dan M.Hum selaku Sekretaris umum IDRI Pusat serta bpk. Agustinus Subardana, S.E selaku DIrektur Pemasaran dari Penerbit Andi Yogyakarta. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mercu Buana, bpk. Dr. Harnovinsah, Ak., M.Si., CA., CIPSAS membuka dengan resmi kegiatan seminar nasional sekaligus pelantikan Pengurus IDRI Provinsi DKI Jakarta.

Acara dimulai dengan prosesi pelantikan Pengurus IDRI Provinsi DKI Jakarta. Pertama, Surat Keputusan (SK) Pengurus IDRI Provinsi DKI Jakarta periode 2018-2022 dibacakan oleh Sekum IDRI Pusat. Terdapat 13 orang dosen dari berbagai Perguruan Tinggi yang dilantik menjadi pengurus. Kedua, seluruh pengurus dilantik langsung oleh Ketua umum IDRI Pusat disertai dengan pembacaan Ikrar pelantikan pengurus. Terakhir, penandatanganan berita acara pelantikan oleh ketua IDRI pusat Dr. Ryan Kurniawan, S.E, M.M dan ketua IDRI Prov DKI Jakarta periode 2018-2022 Dr. Darmawan Napitupulu, S.T, M.Kom.

Setelah acara pelantikan dilaksanakan, Dr. Ryan Kurniawan sebagai ketua umum IDRI Pusat memberikan kata sambutan. Beliau menyampaikan bahwa IDRI Provinsi DKI Jakarta adalah Provinsi ke dua yang dilantik setelah Provinsi Banten. Berikutnya beberapa Provinsi yang menyusul akan dilantik seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Jawa Barat, dll. Sebenarnya, IDRI baru berdiri selama dua tahun namun animo masyarakat khususnya dosen sangat tinggi. Sehingga jumlah anggota IDRI saat ini telah mencapai lebih dari 10.000 orang dosen baik PTN maupun PTS. Ryan mengingatkan Dosen memiliki tanggungjawab yang berat yaitu memenuhi Tri Darma Perguruan Tinggi berupa Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,. Peran dosen sebagai pendidik profesional sangat strategis dalam mewujudkan cita-cita pendidkan nasional, imbuhnya. Dosen turut andil dalam proses belajar-mengajar untuk menghasilkan lulusan yang bermutu sehingga dapat diserap oleh dunia kerja dan dunia industri. Namun lulusan di era digital dapat berdikari secara mandiri sebagai wirausaha atau start-up yang menciptakan lapangan kerja seperti halnya Gojek, Bukalapak, Traveloka, dll.

Hal ini senada dengan sambutan yang disampaikan Ketua IDRI Provinsi DKI Jakarta periode 2018-2022, Dr. Darmawan Napitupulu, S.T, M.Kom dimana profesionalisme dosen berhubungan erat dengan kualitas pendidikan tinggi. Banyak penelitian menunjukkan suatu Perguruan Tinggi tidak akan mampu menghasilkan lulusan yang bermutu tanpa peran dosen yang profesional, ucap Darmawan. Namun kesenjangan antara outcome pendidikan tinggi dengan tuntutan kompetensi di dunia kerja masih lebar. Menurut data BPS hingga 2017, lulusan Perguruan Tinggi (PT) masih merupakan penyumbang angka pengangguran tertinggi di negara ini. Angka pengangguran lulusan PT terus naik setiap tahun, sebaliknya terjadi penurunan angka pengangguran yang signifikan pada lulusan SMK. Hal ini menunjukkan lulusan PT belum mampu bersaing bahkan dengan lulusan SMK, imbuhnya. Kondisi-kondisi yang telah dipaparkan merupakan tantangan bagi dosen dan IDRI khususnya, untuk berkontribusi mengembangkan dan meningkatkan profesionalisme dosen di Indonesia. Harapannya, IDRI Provinsi DKI Jakarta bisa menjadi wahana yang mengarah kepada pemenuhan  kebutuhan dosen di tanah air.

Sambutan juga disampaikan bpk Sutadi, S.IP selaku perwakilan dari LLDikti Wilayah 3 dimana LLDikti sangat mengapresiasi kehadiran IDRI Provinsi DKI Jakarta untuk mengayomi, memperjuangkan hak dan kewajiban para dosen serta meningkatkan kompetensi dosen. Beliau juga mengharapkan IDRI bisa bersifat terbuka bagi seluruh dosen di Indonesia.

Acara pelantikan IDRI dilanjutkan dengan kegiatan seminar nasional dengan menghadirkan pakar sistem informasi Prof. Dr. Teddy Mantoro dari Universitas Sampoerna dan Sahala Parhulutan dari Bank Syariah Mandiri.